Rabu, 01 Agustus 2012
Minggu, 24 Juni 2012
cara mendidik anak aktif menjadi kreatif
TIPS-TIPS :
1. Jangan
membatasi anak dengan banyak larangan
Anak yang
aktif adalah anak yang aktif bergerak. Itu suah menjadi sifat sang anak. Bila
kita terlalu banyak memberikan larangan ini dan itu, tentu dia akan merasa ada
semacam kerangkeng yang membelenggu tubuhnya. Mungkin ada saatnya dia akan
menuruti aturan tersebut. Namun bila ada hal-hal yang membuatnya kecewa, dia
bisa seakan-akan dia akan tumbuh menjadi anak yang pemberontak. Anak yang aktif
biasanya butuh…..
2. Pengarahan
yang logis
Anak yang
aktif biasanya anak yang tergolong pintar. Karena otak mereka tidak pernah
berhenti bekerja dan bila itu bisa diarahkan ke hal-hal yang positif akan
menjadi suatu kelebihan bagi sang anak. Berikan nasihat-nasihat yang positif
kepada sang anak, tanpa ada unsure emosional pada diri kita. Maka kita harus…..
3. Menasihati
anak dalam “Ketenangan”
Ketenangan
di sini di mulai dari diri kita. Saat sang anak melakukan kenakalan, mungkn kta
akan merasa jengkel, namun jangan sampai kita melabrak sang anak dengan
kata-kata yang bernada membentak. Namun cobalah untuk menenangkan diri kita
sendiri terlebih dahulu, dan menasihati anak dalam keadaan tenang. Namun
apabila sang anakyang emosinya tinggi, misalnya ia bertengkar dan berkelahi dengan
temannya, maka kita harus memisahkan dulu sang anak dari “musuhnya”. Tenangkan
emosi sang anak, lalu kita baru memberikan nasihat kepadanya. Yang penting
jangan sampai kita ikut-ikutan emosi. Dan itu sangat membutuhkan………..
4. Kesabaran
dan ketekunan
Sabar
disini mungkin sudah diungkap pada poin di atas, namun bila disertai ketekunan
tentu tidaklah mudah. Karena mungkin sang anak akan tetap melakukan kesalahan
yang sama. Tapi….. itulah anak-anak. Jangan sampai kita bosan bersabar pada
saat sang anak melakukan kesalahan. Tidak hanya sampai di situ. Kita juga harus
meluangkan waktu untuk…..
5. Memberikan
liburan yang kreatif
Liburan
yang kreatif tidak harus mahal, namun
yang terpenting adalah sesuai dengan minat anak. Hal ini bahkan bisa
dilakukan di rumah. Misalnya dengan berkebun mendekorasi rumah, membuat kreasi
pernak-pernik, dan masih banyak lagi. Bila perlu kita juga mengajak anak
berlibur diluar rumah, misalnya ketempat wisata yang memiliki permainan
outbond. Anak-anak aktif biasanya akan menyukai hal ini, karena segala “emosi
dan jiwa “ bisa tersalurka dengan baik
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)







